Labrador Retriever | Runner Up Perenang Terbaik di Dunia Anjing
Labrador Retriever termasuk sebagai salah satu ras anjing yang paling populer di dunia dan ia sering terlibat dalam berbagai misi penyelamatan (SAR) karena indera penciumannya yang sangat tajam. Selain itu, Labrador juga memiliki kaki berselaput yang membuatnya menjadi perenang terbaik di dunia anjing. Ia dapat berenang dengan cepat bahkan mampu menyelam ke dalam air untuk mengambil hasil buruan yang tenggelam.
Sejarah Labrador Retriever
Labrador Retriever tidak lahir dari hasil persilangan antara dua ras anjing yang berbeda, tapi ia merupakan hasil evolusi selektif dari anjing jenis St. John’s Water Dog yang berasal dari Newfoundland, Kanada. Dulunya, St. John’s Water Dog digunakan oleh para nelayan untuk membantu menarik jala, mengambil ikan serta membawa tali dari kapal ke darat.
Pada abad ke-18, seorang bangsawan Inggris bernama James Harris sangat tertarik melihat kemampuan St. John’s Water Dog dalam berenang dan membawa hasil buruan air sehingga ia memutuskan untuk membawanya ke Inggris dan menjadikannya sebagai anjing pemburu unggas air. Untuk mendapatkan karakteristik pemburu yang ideal dengan temperamen yang stabil, St. John’s Water Dog kemudian disilangkan dengan anjing retriever lokal melalui seleksi bertahap dan sistematis hingga pada akhirnya terbentuklah ras Labrador Retriever yang kita kenal sekarang ini.
Ciri Fisik
- Ukuran tubuh sedang hingga besar
- Tinggi 55-62 cm
- Berat 25-32 kg
- Bulu pendek, padat, lembut, berkilau dan sedikit berminyak
- Jenis bulu double coat (ganda) serta tahan air.
Warna
Ada 3 jenis warna resmi untuk Labrador Retriever yaitu:
- Hitam
- Kuning
- Cokelat
Sifat dan Kepribadian
- Cerdas, patuh dan mudah dilatih
- Stabil, tenang dan tidak agresif
- Aktif, energik dan suka bermain di air
- Friendly, penyayang, sabar dan setia.
Kelebihan
- Sangat cerdas dan cepat mengerti
- Kesehatan dan stamina sangat baik
- Tahan terhadap cuaca dingin
- Perawatannya sangat mudah
- Sangat ramah terhadap keluarga, anak-anak, orang asing dan anjing lain
- Cocok untuk owner pemula.
Kekurangan
- Sangat sering rontok bulu (shedding)
- Cenderung drooling dengan intensitas sedang
- Suka menggigit benda (mouthy) terutama saat masih anak-anak
- Sering menggonggong
- Suka berkeliaran jika tidak diawasi dengan baik
- Instring berburu (prey drive) rendah.
Cara Perawatan
- Menyikat bulu 2-3 kali seminggu
- Menggunting kuku secara berkala
- Membersihkan telinga 1 kali seminggu
- Mandi sesekali saja saat bau atau kotor agar minyak alami bulunya terjaga
- Memberikan makan 2 kali sehari sesuai kebutuhan usia dan aktivitas
- Hindari makan berlebihan karena Labrador mudah mengalami obesitas.
Olahraga
Labrador dewasa membutuhkan latihan fisik sekitar 1 jam setiap hari, dapat berupa jalan pagi, berlari, berenang, latihan agility dan bermain fetch. Aktivitas rutin ini penting untuk menjaga kesehatan tubuh, stamina dan mentalnya.
Resiko Penyakit
Berikut risiko penyakit yang paling umum terjadi pada Labrador Retriever:
- Displasia pinggul: kelainan perkembangan sendi pinggul di mana kepala tulang paha tidak pas masuk ke acetabulum
- Displasia siku
- Perut kembung
- Diabetes
- Obesitas
- Infeksi telinga
Tentang Labrador
- sangat suka bermain
- senang bermain air
- nafsu makan sangat kuat
- mengalami kecemasan saat ditinggal sendirian dirumah terlalu lama
- membutuhkan halaman rumah yang luas
- Masa hidup : 10-12 tahun